Rabu, 10 Juni 2015

JANGAN SAMPAI ORANG SEHAT JADI LANGKA

Perkembangan teknologi kedokteran hari ini begitu pesat dan semakin canggih. Walaupun demikian, hal ini diimbangi dengan semakin banyaknya penyakit-penyakit baru yang bermunculan dan semakin kompleks patofisiologinya. Meskipun teknologinya sudah maju, kecanggihannya tidak mampu menjawab hal yang mendasar, yaitu mutu kesehatan masyarakat dunia. Masyarakat dunia sekarang sangat rentan terhadap penyakit apapun. Jika kita bandingkan masa sekarang dengan empat puluh tahun yang lalu, penyakit-penyakit yang ada saat ini tidak banyak dijumpai dimasa itu. Sebut saja, Kanker, Diabetes Mellitus, Strok, dan masih banyak lagi. Dengan demikian, timbulah pertanyaan, mengapa dizaman sekarang yang teknologi kedokterannya kian canggih susah menemukan orng sehat secara jasmani dan rohani?, mari kita telusuri sebabnya.

Perubahan, perkembangan IPTEK (ilmu pengethuan dan teknologi), dan kemajuan zaman telah mengubah pola hidup manusia, khususnya di bidang kesehatan. Hal ini tidak dapat dipungkiri, derasnya arus globalisasi semakin menambah kesibukan manusia. Ini lah yang banyak membuat manusia kadang terlupa mengatur pola hidup yang baik dan berkualitas. Pola hidup yang muncul sekarang adalah pola hidup yang instan, terlebih itu dari makanan yang ia makan. Instan dari segi mendapatkannya, mengolahnya, cepat sajinya, dan besar nilai kalorinya. Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa makanan instan itu mengandung pengawet, pewarna, dan perasa yang tanpa kita sadari telah meracuni tubuh kita.

Coba kita merenung sejenak, bagaimana mungkin kita bisa meningkatkan kualitas kesehatan bila makanan yang kita konsumsi itu adalah Junk Food (makanan sampah). Pola makan ini sudah sejak kecil kita dapatkan. Makanan ini memeng enak, tapi tidak menambah nutrisi bagi tubuh  kita, malahan akan mengotori sistem tubuh saja.

Oleh sebab itu, tidak akan mungkin kita meningkatkan kualitas kesehatan, kalau kebutuhan tubuh kita sendiri tidak kita pahami?, begitu pula, bagaimana mungkin kualitas kesehatan kita akan semakin baik, jika para dokter, ilmuan, tokoh agama, dan semua masyarakat sakit, akibat pola hidup yang demikian.

Hal penting yang mesti kita sadari, bahwa kesehatan itu tidak bisa kita capai dengan hanya bergantung kepada dokter dan obat-obatan. Hidup sehat akan dapat kita peroleh dengan memberlakukan tubuh kita secara bijaksana dan memperhatikan norma-norma tubuh secara menyeluruh. Norma-norma tubuh itu meliputi, fisik, mental, emosional, dan spiritual.


Rasulullah saw. bersabada: “Perut (lambung) adalah sumber segala penyakit”. Oleh karenanya, mari kita mulai pola hidup baru dengan sebuah kesadaran, bahwa sesuap makanan dan seteguk minuman yang masuk kedalam tubuh kita akan menentukan masa depan kita selanjutnya. Maka tak perlu heran, jika ALLAH memperingatkan kita melalui Al-Qur’an untuk mengkonsumsi sesuatu sesuai ukuran yang baik dan benar. Baik dalam cara mendapatkannya, maupun kualitas materi makanan itu sendiri. Maka dari itu WASPADALAH…. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar